S- HAAK Share Articles

DOA EKUMENE UNTUK KEDAMAIAN DAN KESATUAN INDONESIA

Bertempat di Gereja Katolik St. Yakobus Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada hari Jumat tanggal 2 Juni 2017, sekitar seribuan umat Katolik dan Protestan dari berbagai aras Gereja berkumpul dalam acara Doa Ekumene untuk Kedamaian dan Kesatuan Indonesia. Acara ini juga sekaligus untuk memperingati 500 tahun Reformasi dalam Gereja. Dengan doa ekumene ini para pengikut Kristus yang tersebar di berbagai Gereja dan denominasi bersatu dalam suatu ungkapan syukur bersama dan sekaligus persatuan ini memberi inspirasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara yang saat ini sedang dihadapkan dengan berbagai masalah,

Bangsa Indonesia saat ini sedang dilanda krisis teramat serius yang ditandai dengan makin menguatnya sentimen Suku, Agama, Ras dan Golongan yang pada gilirannya bedampak pada makin tergerusnya nilai-nilai kebangsaan. Ancaman perpecahan sesama anak bangsa makin hari makin membesar. Maka itu dengan adanya Doa Ekumene ini, umat kristiani di seluruh tanah air ingin mempersembahkan harapannya akan persatuan dan kedamaian bagi bangsa dan negara ini agar kembali bersatu dan berdamai, Dengan doa Ekumene ini, semangat dan nilai-nilai Pancasila diharapkan kembali hidup dalam diri setiap anak bangsa untuk selanjutnya dihayati dalam kehidupan sehari-hari. Keragaman harus menjadi kekuatan yang membuat bangsa ini makin maju, bukan sebaliknya menjadi ancaman untuk perpecahan.

Dalam Doa Ekumene kali ini turut hadir tokoh-tokoh Gereja Katolik dan Protestan, antara lain Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Ignasius Suharyo, Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan KWI Mgr. Yohanes Harun Yuwono, Sekretaris Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan KWI Rm. Agustinus Ulahayanan, serta para Ketua Umum/yang mewakili aras-aras Gereja: PGI, PGLII, PGPI, PGBI, Bala Keselamatan, Adven Hari Ketujuh dan Orthodox, Fasilitator Jaringan Doa Nasional, serta juga dihadiri wakil-wakil dari Kementerian Hukum dan Hak asasi Manusia, Kementerian Peranan Wanita dan Perlindungan Anak dan Kementerian Agama.

Acara yang dimulai pukul 14.00 sampai dengan pukul 17.00 berjalan cukup apik dan meriah. Dimulai dengan lagu-lagu pujian awal untuk membagun kebersamaan, kemudian perarakan Vandel wakil-wakil Aras dan KWI, menyanyikan lagu Indonesia Raya, kata-kata sambutan, penyampaian Firman oleh Uskup Agung Mgr. Ignatius Suharyo, dilanjutkandengan doa-doa syafaat dari semua perwakilan Aras dan KWI dan ditutup dengan Doa Bersama. Acara kemudian dilanjutkan dengan Konferensi Pers dan ramah tamah antara para undangan dan panitia di Aula lantai 4.

Teks doa bersama yang dibacakan dalam Doa Ekumene ini akan dikirimkan juga kepada Presiden, Wakil Presiden, Kapolri, dan Panglima TNI untuk memberi pesan bahwa Gereja mendukung setiap langkah pemerintah dalam upaya mensejahterakan rakyat, termasuk upaya-upaya bersama menjaga Kesatuan dan Persatuan bangsa,

Dalam sesi penyampaian Firman, Bapak Uskup Ignatius Suharyo mengatakan bahwa acara Doa Ekumene seperti ini sangat relevan dengan kondisi bangsa kita saat ini. Kita bangsa Indonesia sebenarnya harus bersyukur karena memiliki Pancasila sebagai sebuah kesadaran dan cita-cita moral bangsa. Tetapi, ia juga mengungkapkan keprihatinannya atas makin lunturnya cita-cita mulia tersebut.

Lunturnya cita-cita mulia tersebut terlihat pada fenomena maraknya tindakan fundamentalisme agama, intoleransi, maraknya kekerasan dan perdagangan manusia, serta  terancamnya persatuan dan persaudaraan akibat isu-isu SARA. Selain itu, Bapak Uskup juga prihatin karena kebaikan bersama tersingkir akibat kepentingan golongan dan keserakahan membuat keadilan sosial sulit terwujud. Dalam kesempata ini Bapak Uskup mengajak umat yang hadir untuk membangun gerakan solidaritas yang mengarah pada gerakan suka menolong.

Profisiat kepada Panitia Doa Ekumene ini yang telah bekerja keras selama kurang lebih 1 bulan untuk menyelenggarakan acara Doa Ekumene ini. Panitia Doa Ekumene terdiri dari para perwakilan HAK KWI, HAAK KAJ, Seksi HAAK Paroki St. Yakobus, Seksi Liturgi Paroki Yakobus, Seksi Komsos Paroki St. Yakobus, PDKK Paroki St. Yakobus, WKRI Paroki St. Yakobus dan juga para perwakilan dari masing-masing Aras Gereja Protestan.

Ditulis oleh: Seksi HAAK Paroki St. Yakobus

 
FOTO-FOTO LIPUTAN ACARA DOA EKUMENE
          

 

 

 

Fotografer : Andy, Karta, Editha, Poernomo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − 3 =