November 14, 2017 Renungan Harian ImT-Admin Share Articles
Selasa , 14 November 2017

( Keb. 2 : 23 – 3:9 ; Luk. 17 : 7-10 )

“ Kami ini hamba-hamba yang tak berguna , kami hanya melakukan apa yang harus kami lakukan “ , demikian Yesus mengajar para murid-Nya.

Sepertinya Yesus tidak menghargai jerih payah serta kerja keras kita dalam pelayanan . Kita ini disebut : “ sahabat “ , bukan lagi : “ hamba “ . Bukankah seorang pekerja patut mendapat upahnya ? . Nampaknya tidak adil bukan ? Namun , sebenarnya Yesus mau mengajarkan suatu : “ kerendahan hati “ , bahwa kita ini adalah manusia lemah yang sangat mudah jatuh dalam kesombongan dan kemegahan diri , dan menjadi lupa daratan , seolah-olah kesuksesan dan kebisaan kita adalah karena kerja keras dan kemampuan diri semata . Ibarat kacang yang lupa kulitnya , kita lupa bahwa segala sesuatu yang kita punya adalah berasal dari Allah dan Allah-lah yang berkuasa memberi dan mengambilnya pula .

Ketika mengalami kelelahan dalam pelayanan , ingatlah Kitab Kebijaksanaan yang mengatakan : “ Setelah disiksa sebentar mereka menerima anugerah yang besar, sebab Allah hanya menguji mereka, lalu mendapati mereka layak bagi diri-Nya “ ( Keb. 2 : 5 ) –

Etty / Team KKS.